Trus dia baru sadar kalau kami (saya DAN dia) mukanya mirip orang Cina/Hongkong. namun saya kebetulan ada jenggot (dan membabat kumis) – dimana tidak ada satu orang Cina pun disitu seperti ini; jadi ketahuan jelas kalau saya muslim.
Beberapa hari kemudian beliau juga demikian, malah jenggotnya jauh leih tebal daripada saya :D dan orang-orang mulai memberi salam juga kepada beliau, dan jadi terjalin banyak sekali silaturahmi.
Identitas memang bisa berguna sekali ya :)
btw; salam kenal, very nice blog !
]]>bhuhahahahah
]]>