Nov 09 27
Banyak kerjaan kantor yang saya solusikan dengan menggunakan Wordpress, menyusul banyaknya permintaan pembuatan website “sederhana”, gampang dipake dan tentunya personalized. Untuk hal yang terakhir, ada satu trik yang sering saya gunakan, yakni “mengemas ulang” area admin wordpress, dalam hal ini mengubah logo di halaman login dan logo di sudut kanan atas.
Continue reading “Mengemas Ulang Wordpress” »
css, wordpress hack
wordpress
3 Comments »
Nov 09 26
Gara-gara acara upgrading rutin di kantor (Wednesday IT), saya pun tergoda untuk kembali blogging. Ceritanya, minggu depan saya kebagian jadi presenter dan berniat untuk mengangkat topik “tips sederhana membuat theme wordpress”. Tentu dibutuhkan 1-2 skrinsyut untuk mendukung presentasi saya nanti (rencananya). Mulailah saya “berpura-pura” membuat satu theme yang akhirnya malah kebablasan jadi pengen dipake terus. Coba cek ke bawah, postingan “pangais bungsu” saat ini adalah postingan yang ditulis pada April 2008 dengan topik Wordpress 2.5 (alamak!).
Hal pertama yang saya lakukan adalah “membungkus” semua postingan lama ke dalam satu kategori “Oldies”, biar semangat “era baru”-nya kental ceritanya hehehe… Kedua, tentu saja upgrade wordpress saya ke versi terakhir :P
Pengennya sih postingan-postingan saya rada-rada berbobot nantinya tapi ya…liat aja nanti lah hehehehe…. Yang penting saya gak merasa risi lagi gabung dengan milis BBV sonder blog hahahaha….
wordpress
Bloggerium
4 Comments »
Apr 08 02
Bareng si poetra, gue upgrade wordpress blog gue ke versi yang baru (Versi 2.5). Well, wordpress ini termasuk engine yang intens perkembangannya. Ketika versi 2.1 versi 2.3 dirilis, perkembangannya lebih ke bugs fixed (so, terkesan banyak upgrade tapi gak kerasa perubahannya). Nah, ketika versi 2.5 dirilis, gue sedikit kaget juga, dari mulai tampilan sampe fitur dan penyempurnaannya sangat terasa.
Pengembangan wordpress ini sedikit banyak bantu kerjaan juga, karena banyak project yang gue kerjain pake wordpress. Penambahan fitur di sana sini pun bikin gue tambah simple ketika ada kerjaan yang gue solusikan pake wordpress.
wordpress
Oldies
16 Comments »
Mar 08 29
Sebuah obrolan di YM…
bonank (3/25/2008 10:59:42 PM): bikinin aku lirik dunkz
bonank (3/25/2008 10:59:48 PM): lirik nakal2 gitu deeh
aban (3/25/2008 10:59:49 PM): english?
aban (3/25/2008 11:00:05 PM): ??
bonank (3/25/2008 11:00:11 PM): indo….tp reffnya english
aban (3/25/2008 11:00:20 PM): wah musti tau bar2 nya dunks?
aban (3/25/2008 11:00:29 PM): udah jadi lagunya apa mo dibikin dari lirik?
bonank (3/25/2008 11:00:41 PM): udah jadi sih musiknya
….
aban (3/25/2008 11:02:44 PM): ya gue coba ya
bonank (3/25/2008 11:02:50 PM): okeh2
bonank (3/25/2008 11:02:55 PM): yg nakal lohh
aban (3/25/2008 11:03:05 PM): iya…pikiran gue emang lagi nakal ini
aban (3/25/2008 11:03:06 PM): cocok
bonank (3/25/2008 11:03:11 PM): ehehehehe
bonank (3/25/2008 11:03:14 PM): sip
dan terciptalah lirik nakal itu…
Auraku mulai berdesir lirih
tersentuh indahmu
Mari sayang mendekatlah kepadaku
kudekap kupeluk
Malam ini aku hanya ingin kamu
hangatkan hasratku
Kuinginkan jiwaku lebur dengan jiwamu
(dan) susuri nafasmu
C’mon baby feel me in your bone
C’mon baby let’s make some noise
Your body is a rhyme
C’mon sugar fill me with desire
C’mon sugar we’re half way there
Yeah…I’m coming babe…
Updated: Lagunya udah jadi ternyata, dan siap-siap pamer di LA Lights Indiefest 2008.
lagu, lirik, song
Oldies
5 Comments »
Mar 08 15
Beneran terlantar ni blog. Gak heran kalo traffic blog gue makin hari makin sepi. Ah, tapi gue ngeblog gak ngejer traffic kok, lagian emang isinya gak ada yang useful. Tapi ada hikmahnya sih, blog ini lebih terasa private dari sebelum-sebelumnya (…and that’s what I need right now).
Beberapa bulan belakangan ini, gue serasa memasuki dimensi lain yang tak pernah terpikirkan sebelumnya. Dimensi ketika perbedaan maya dan nyata terasa bias. Dimensi ketika benar dan salah menjadi tidak berarti. Ah, sebenernya gue bisa aja mengungkapkannya dengan bahasa yang lugas dan gamblang, namun nyali gue gak cukup besar untuk menghancurkan harmoni yang selama ini nyaris sempurna. Ya, nyaris sempurna, sampai gue justru menodai “kesempurnaan” itu dengan secuil ekstasi yang berefek dahsyat. Gue bahkan membungkus ekstasi itu dengan kemasan yang sangat-sangat rapi dan eksklusif.
Emang sih, dari awal gue kelewat anggap enteng. Gue sok yakin bahwa “skill” itu gak akan pernah menjadi 10. Gue juga yang menyatakan bahwa gue bakal tetap berada dalam dimensi yang nyaris sempurna itu. Namun, apa daya, satu hari yang indah itu telah mengubah segalanya dan menjungkirbalikkan logika dan pikiran sehat yang selama ini berusaha gue pertahankan. Genggaman tangan itu mencairkan ego, prinsip…bahkan moral. Arrghhh…. pengen rasanya gue ngucapin 3 kata ajaib itu, tapi terlalu banyak mata yang selalu mengintai.
Yang gue butuh saat ini adalah menggenggam tangan yang selalu basah itu dan 20 menit saja…tanpa DC.
love
Oldies
5 Comments »