
Gara-gara orang ini, gue jadi “beternak ikan”. Tapi emang bener sih, punya aquarium itu sedikit bisa mengurangi tingkat stres. Para pengembang widget Opera nampaknya menyadari betul hal ini. Buat mereka yang bisa menghabiskan waktu 10-16 jam depan komputer kayak gue, widget yang bisa dimainkan sambil kerja ini cukup mengasyikkan.
SimAquarium is an aquarium simulation game – you can buy and sell fish, aquarium sceneries (plants, rocks etc), lighting and other things for your aquarium!
Sebagaimana peternak ikan, kita bisa membeli dan menjual ikan yang kita punya, yang tentunya satu sama lain berbeda karakternya (dalam simulasi ini ada 28 spesies ikan yang ditampilkan, lengkap dengan link keterangannya ke wikipedia).
Well, gue anggap ini sebagai “satu langkah di depan browser lain” sih. Kalo selama ini gue begitu fanatik dengan Mozilla Firefox, mau gak mau sebagai “peternak ikan” gue membuka satu window lagi untuk Opera.

O ya bagi mereka yang mo coba, buka aja browser Opera, kemudian di menu widget klik “add widget” yang akan membawa kita ke widget-widget pilihan. Pilih “SimAquarium” untuk mendownload widget ini and have fun!
Ketemu and then get in touch with temen lama, apalagi temen lama itu dulunya pernah jadi “sedikit di atas level temen” tentu membawa aura tersendiri. Dalam minggu-minggu terakhir ini, gue “menemukan” jejak salah seorang “temen lama” via googling dan sekarang lumayan rutin berkomunikasi (…dan membuat gue terpaksa kembali terjerumus dalam dunia friendster).
Dalama minggu-minggu terakhir ini juga (gue lupa tepatnya kapan) gue pernah mimpiin “temen lama” gue yang laen. Gak ada angin gak ada ujan kok ya gue tiba-tiba bisa mimpiin dia. Sinopsis mimpi itu sendiri lebih banyak hal-hal yang menyenangkan. Well, sedikit banyak mimpi itu bikin gue terbawa ke masa lalu. Eh, 2-3 hari kemudian si “temen lama” itu kirim salam buat gue dan keluarga ceunah….uhuks!
Hehehe… don’t worry, gak ada sedikit pun kepikiran untuk “berbuat nakal” dengan situasi kayak gini. Situasi udah beda jauh dan fenomena ini gue anggap cuman sekadar ekstasi dalam rutinitas harian gue. Gue dulu pernah bilang, yang namanya kenangan itu adalah sebuah CD/DVD film. You can play it anytime you want and then you keep it in the safety place (in your heart)…
BTW, sebulan ini, gue “lembur” terus di kantor. Waktu buat keluarga minim banget. I really miss my family…

You are The Sun
Happiness, Content, Joy.
The meanings for the Sun are fairly simple and consistent.
Young, healthy, new, fresh. The brain is working, things that were muddled come clear, everything falls into place, and everything seems to go your way.
The Sun is ruled by the Sun, of course. This is the light that comes after the long dark night, Apollo to the Moon’s Diana. A positive card, it promises you your day in the sun. Glory, gain, triumph, pleasure, truth, success. As the moon symbolized inspiration from the unconscious, from dreams, this card symbolizes discoveries made fully consciousness and wide awake. You have an understanding and enjoyment of science and math, beautifully constructed music, carefully reasoned philosophy. It is a card of intellect, clarity of mind, and feelings of youthful energy.
What Tarot Card are You?
Take the Test to Find Out.
Jampé-jampé harupat, geura gedé geura lumpat
Sing jauh tina maksiat anaking, ngarah salamet ahérat
Jampé-jampé harupat, geura gedé geura lumpat
Susah senang omat sholat anaking, beunghar kadé poho zakat
Jampé-jampé harupat, geura gedé geura lumpat
Pék dudunya satakerna, lir ibarat hidep didunya rék hirup saumur dunya
Jampé-jampé harupat, geura gedé geura lumpat
Prak ibadah satakerna, lir ibarat hidep didunya rék cacap engké sareupna
Dodoja datang tong kalut, sanghareupan maké élmu
Ulah rék aral subaha anaking, sing percaya kanu Kawasa
Maha Welas Maha Asih, moal aya pilih kasih
Sagala nu karanapan ku hidep, tangtuna bongan sorangan
Ti bapa ieu pépéling, ngarah hidep hirup salawasna éling
Henteu beurang henteu peuting, hidep kudu sholeh satungtung nyaring
(Doel Sumbang)
Happy Birthday the first, My Lovely Daughter…
(12 Mei 2006-2007)
Sehabis piket hari Sabtu, gue mencoba buat memaksimalkan waktu buat keluarga. Nah, ada satu momen yang bikin gue sedih sekaligus terlecut. Ceritanya gue butuh pulpen dan kertas untuk menuliskan sesuatu, lantas gue ngeliat ada buku kecil yang suka dipake buat corat-coret ama bini, di situ sudah terselip pensil. Ketika gue ambil dan gue buka pas bagian yang terselip pensil tadi, tadinya gue mo robek selembar, niat gue tertunda karena gue ngeliat ada semacam gambar desain busana muslimah. Sederhana memang, karena bini gue sama sekali gak gape ngegambar, tapi cukup mudah dicerna, karena gue langsung tau kalo itu gambar baju muslimah.
Bukan soal gambarnya yang mo gue angkat di sini, tapi jujur aja, gue terhenyak, kaget, sedih sekaligus terlecut liat gambar tangan bini gue tadi. Kenapa? Ketika gue liat gambar tadi, gue baru ngeh, kalo gue belun pernah lagi beliin dia baju semenjak lebaran! Selama ini, bini gue belun pernah minta dibeliin baju, perhiasan, etc. Tapi begitu liat gambar tadi, gue tau banget kalo dia “memimpikan” baju yang dia gambar, tapi mungkin dia gak berani minta…
Yang jelas, ini bikin gue lebih terlecut lagi! I got to work better than ever, so, baik secara langsung ataupun gak langsung, gue bisa bahagiain anak bini. Amien.
Page 6 of 17
...
45678
10...